TRADISI "NYADRAN"

Nyadran adalah tradisi masyarakat Jawa untuk mendoakan leluhur menjelang bulan RamadanTradisi ini merupakan akulturasi budaya Jawa dan Islam.

Tujuan dan makna yaitu menghormati leluhur, melestarikan tradisi turun-temurun, mempererat tali persaudaraan, menjalin silaturahmi, saling berbagi, membersihkan diri menjelang bulan suci.

Di Dusun Tegalwatu Desa Tegalroso Kecamatan Parakan kegiatan Nyadran tersebut dilaksanakan setiap setahun sekali yaitu di bulan ruwah atau sya'ban. Untuk tanggal tidak ada ketentuan, biasanya mengambil di salah satu hari jumat di bulan sya'ban. Sesuai kesepakatan dengan tokoh masyarakat, untuk ditahun 2025 ini, nyadran dilaksanakan pada hari Jumat Kliwon tanggal 7 Februari 2025.

Untuk rangkaian kegiatan nyadran tersebut, diawali di hari sebelumnya kegiatan kebersihan di makam secara bersama, kemudian di hari jumat pagi yang ditentukan itu, dimulai jam 07:00 WIB dilaksanakan doa bersama (tahlil) di Makam Punden Ky Ageng Selo. Setelah selesai tahlil, dilanjutkan selametan/bancakan bersama.

Tidak hanya dari masyarakat dusun Tegalwatu saja yang mengikuti acara tersebut, bahkan dari luar dusun pun juga banyak yang datang untuk mengikuti acara tersebut.

Semoga tradisi ini terus berjalan dengan baik.

Terimakasih.


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
chat
chat